Life Skill : Perdamaian

Cerita dan bahan ini saya adaptasi dan terjemahkan dari beberapa buku sewaktu saya mengajar, cuma lupa judulnya…..

Pertemuan I
Pembukaan Cerita

1. Apakah yang disebut dengan perdamaian ?
2. Apakah bedanya yang terjadi dalam damai vs konflik ?
3. Membayangkan hidup di negeri damai vs penuh konflik
4. Memutar film / menunjukkan gambar daerah2 konflik / cerita2 konflik vs daerah yang hidup damai
5. Dimanakah tempat favorit untuk menenangkan diri ?
6. Apakah ada yang tidak merasa tenang di rumah sendiri / di sekolah ? Mengapa
7. Apa yang kamu lakukan untuk memperbaiki point 5 ?

Pertemuan II
Aktivitas
Menggambar bebas kelompok tentang perdamaian, beri hadiah untuk gambar terbaik dan kelompok paling kompak / minim konflik. Minta anak menyisipkan lambing perdamaian, yang benar akan mendapatkan hadiah

Pertemuan III
Aktivitas

Pertemuan IV
Cerita Alkitab

1. Lambang perdamaian berupa salib, ceritakan arti horizontal dan vertical
2. Kejatuhan awal manusia, putus hubungan dengan Allah, diperdamaikan dengan kematian Kristus di kayu salib
3. Kisah Perjanjian Lama. Abraham mengalah terhadap Lot : Abraham sebagai seorang yang lebih tua lebih bijaksana, menghindari konflik dengan keponakannya Lot, Abraham bersedia menjadi yang kedua, tetapi pada akhirnya Tuhan memberkati Abraham berlimpah limpah

Pertemuan V
Cerita sekuler

1. Cari nama anak anak yang paling nakal di kelas sekitar 4 orang, gunakan nama mereka dalam cerita ( tidak pada tokoh2 jahat / nakal )
2. Cerita Doni ( lihat page lain )

Pertemuan VI dan VII
Diskusi

1. Bagi kelas menjadi max 6 kelompok, bagikan bahan diskusi, untuk minggu ke VI
2. Adakan presentasi dan Tanya jawab minggu ke VII dan tutup pertemuan tentang kesimpulan mengenai Perdamaian
3. Bacakan beberapa butir refleksi yang penting
- Damai bukan Cuma tidak ada perang, tetapi hidup rukun dan tidak bermusuhan
- Tenang dalam diri, berpikir positif dan relax
- Kedamaian dimulai dari diri masing masing
4. Perbuat hal yang baik / buruk dengan tangan yang kita miliki adalah suatu pilihan masa depan
5. Jangan memulai dulu hal hal yang tidak kita inginkan orang lain lakukan terhadap kita
Bahan diskusi ( per kelompok beda )
1.1 Apakah mungkin dunia bisa damai sepenuhnya ?
1.2 Kalau ya, bagaimana caranya ? kalau tidak kenapa ?
1.3 Apa yang bisa kita lakukan untuk perdamaian di keluarga atau sekolah ?
2.1 Hal hal apa saja yang menghalangi perdamaian ?
2.2 Apakah PBB masih dibutuhkan saat ini ?
2.3 Kenapa ada orang yang tidak suka perdamaian ?
3.1 Pernahkan kamu menemukan sahabatmu bertengkar ? ceritakan
3.2 Apa yang kemudian kamu lakukan ?
3.3 Apakah pernah ada kejadian di kelas / sekolah ? ceritakan
4.1 Apa yang kamu rasa kalau orang sekitarmu berbuat jahat / menyakiti ?
4.2 Menurut kamu mengapa orang memulai pertengkaran ?
4.3 Kalau bertemu orang seperti itu, apakah yang akan kamu lakukan ?
5.1 menurutmu, pernag itu perlu atau tidak ? alasannya ?
5.2 Hal hal apa saja yang bisa dipakai untuk perdamaian ? contoh
5.3 Maukah kamu berteman dengan orang yang suka bertengkar ? kenapa ?
6.1 Bagaimana perasaanmu kalau sedang marah ? bagaimana melampiaskannya ?
6.2 Apa yang tidak kamu inginkan orang lain lakukan terhadapmu ?
6.3 Apa yang kamu ingin orang lain lakukan terhadap kamu ?

Study Case :
Sebagai seorang anak, melihat orang tua mu bertengakr hebat, apa yang kamu lakukan ? dan apabila adik kamu yang paling kecil ada disitu, apa yang akan kamu lakukan

Life Skill : Penghargaan

Cerita dan bahan ini saya adaptasi dan terjemahkan dari beberapa buku, cuma saya lupa judul bukunya….

Pertemuan I
Pembukaan Cerita

1. Mengapa penghargaan itu penting ?
2. Bagaimana rasanya kalau kamu dihargai dan kalau tidak dihargai ?
3. Siapa / apa saja yang perlu di hargai ? ( guru, ortu, saudara, bahkan pembantu, lingkungan alam, lingkungan sekitar )
4. Menghargai dimulai dari diri sendiri, minta mereka memikirkan sifat positif yang mereka miliki, dan hargai itu
5. Butir refleksi penghargaan
- Hargailah diri sendiri karena saya unik
- Miliki pandangan positif terhadap segala hal
- Menghargai dan menghormati orang lain
- Mau mendengarkan orang lain
- Memiliki rasa percaya diri dan empati

Pertemuan II
Cerita sekuler

Lily si Macan Kumbang
By : John McConnel

Lily si macan kumbang, merasa ada yang aneh dengan dirinya, tidak seperti macan kumbang lain, belang di tubuhnya tidak berwarna hidtam, melainkan merah muda. Sebetulnya tidak apa apa andai saja macan kumbang yang lain mau menerimanya. Tapi mereka semua menolaknya. Bahkan keluarga sendiripun menjauhinya. Ibunya menangis begitu melihat belang merah mudanya. Ayah dan kedua kakaknya, Julian dan Ricky, malu memiliki anggota keluarga yang aneh. Semua macan kumbang mengacuhkan, mentertawakan, bahkan mengganggunya. Semua itu hanya karena belangnya memiliki warna yang berbeda. Kadang lily merasa takut dan sedih, kadang ia merasa marah, karena itu ia memilih untuk selalu dirumah saja. Seharian ia menghabiskan waktunya berbaring direrumputan, emngintip macan macan kumbang yang lain bermain main. Kadang mereka mengajak lily ikut bermain, tapi lily akan teringat ejekan ejekan mereka.
Bukan salahnya jika belangnya berwarna merah muda ! dia berbeda dan tidak ada yang bisa ia lakukan . seringkali ia berpikir mengapa macan kumbang yang lain tidak memahaminya ? ia sudah melakukan segalanya untuk menghilangkan belang merah mudanya. Lily pernah mencoba menggosok gosok dan mencucinya. Ia pernah mencoba membilas belangnya. Mencatya hitam pun pernah dicobanya, tapi kemudian warna merah mudanya muncul kembali. Semuanya yang ia coba tidak berhasil. Setelah itu ia sadar bahwa tidak ada yang bisa ia lakukan
Suatu hari empat anak macan kumbang mengganggunya. Lily akhirnya memutuskan untuk melarikan diri dari rumah. Ia sudah muak. Ia berlari secepat mungin ke dalam hutan. Selama berjam jam Lily berlari, berhenti hanya ia lakukan untuk beristirahat dan membasuh air matanya
Akhirnya Lily beristirahat di tanah lapang dan tertidur. Ia terbangun karena sebuah lidah menentuh hidungnya dengan halus. Ketika ia membuka matanya. Ia melihat sesuatu yang menakjubkan. Dihadapannya berdiri seekor macan kumbang yang amat besar dengan belang berwarna hijau terang ! begitu terkejutnya Lily, Ia berkedip dua kali untuk memastikan bahwa ia tidak bermimpi, ia sering memimpikan macan kumbang lain dengan warna belang yang berbeda, tapi ia tidak pernah menbayangkan mereka benar benarada. Macan kumbang besar berbelang hijau terang memberi tahu namanya adalah Lenny dan ia bertanya apa sebabnya Lily jauh dari rumah. Keyakinan dan kebahagiaan tampak terpancar dari macan kumbang besar itu, matanya memancarkan kebaikan, lily pun merasa aman dan tidak lama kemudian ia menceritakan kisahnya
Lenny mendengarkan penuh perhatian. Setelah lily selesai bercerita, tangan Lenny yang hangat memeluknya dan membasuh air matanya. Kemudian Lenny tersenyum dan berkiata “ yang kamu butuhkan adlaah rasa hormat terhadap dirimu sendiri “
“ Oh ya ?” Tanya Lily “ maksudnya apa ?”
“ Rasa hormat terhadap diri sendiri maksudnya menyukai diri sendiri, bahkan ketika yang lain tidak menyukaimu “ kata Lenny “ artinya menghargai semua hal yang istimewa tentang dirimu”
“ Tidak ada yang istimewa tentang diriku, kecuali belang merah muda ini dan aku membencinya !” tangis Lily “ aku sangat aneh, dan jelek ! coba aku tidak pernah lahir !”
“ jangan konyol “ kata Lenny “ kamu istimewa sekali, tidak ada yang seperti kamu diseluruh dunia, dan aku bisa melihat kamu punya sangat banyak hal baik “ Lenny diam sesaat, sepertinya ia sedang berpikir “ aku punya akal “ katanya “ mari kita buat daftar hal hal yang kamu sukai tentang dirimu “
“ Baiklah “ kata Lily sedikit cerita, ia duduk sejenak dan berpikir, kemudian berkata “ Mmmm… aku sebetulnya baik dan penuh perhatian, dan aku mencoba untuk ramah, aku selalu membantu ayah dan ibu dan aku sangat penyayang …” Lily diam sesaat, suaranya mengecil.
Lenny menganggukkan kepalanya untuk memberi Lily semangat. Lily merasa tenang sekali dan melanjutkan kata katanya. “ aku memiliki mata emas yang cantik, dana aku adalah pelari yang sangat cepat, aku berani adu kuat dan….”
Tepat saat itu Lucy dan Laura muncul, Lucy dipenuhi belang berwarna biru, sedangkan Laura berwarna ungu. Begitu mereka melihat Lily, mereka senang, mereka tersenyum lebar dan berlompatan “ kamu cantik sekali, warna jasmu juga bagus “
“ Terima kasih “ jawab Lily tersenyum, seketika ia pun merasa lebih enak
“ Berbeda itu tidak apa kok “ pikirnya “ Malah menurutku belangku sebetulnya cantik ! kalau macan kumbang lain tidak suka dengan belang merah mudaku ini karena mereka tidak tahu apa apa. Aku baik baik saja kok, aku senang aku ini unik “
Lily kembali bermain bersama teman warna warninya selama beberapa jam selanjutnya, tapi begitu matahari mulai terbenam, Lily mulai memikirkan keluarganya. Mereka mungkin khawatir , pikirnya. Lil melambai pamit pada Lenny, Lucy dan Laura, ia berjanji bahwa ia akan segera mengunjungi mereka lagi, kemudian ia pulang
Dalam perjalanan pulang, ia memandang matahari terbenam, untuk pertama kalinya , ia menyadari begitu banyak warna yang cantik di langit . Langit penuh warna merah muda, biru, hijau, ungu dan oranye. “ Cantik sekali “ pikirnya “ kenapa sebelumnya aku tidak memperhatikan warna warna itu ya “
Setibanya Lily dirumah, ibu dan ayah dan kedua kakaknya berlarian menjemputnya. Semakin mereka dekat, semakin mereka menyadari yang berbeda tentang Lily. Wajahnya penuh sinar dan berbinar. Kepalanya tegak tinggi di udara sembari ia berjalan menuju mereka dan ia tersenyum hangat kepada mereka “ Dia cantik sekali “ pikir mereka. Mereka pun berpikir kenapa mereka tidak menyadari sebelumnya

Pertemuan III
Aktifitas membuat surat
Bagikan kertas surat dan amplop lucu, setiap orang 1 set
Minta mereka menuliskan / menggambarkan rasa penghargaan dan terima kasih mereka pada guru kelas atau orang tua, dan biarkan mereka menyerahkan sendiri suratnya

Pertemuan IV
Cerita Alkitab

Lagu dari Kaset Ku Istimewa, penyanyi : Darren, pencipta : Yoanna Greissia
Dunia boleh katakanku tak berarti
Dunia boleh katakanku bukan siapa siapa
Tapi kuhanya dengar apa kata Yesus
Dia katakan ku Istimewa
Ku istimewa, karena aku milikNya
Ku istimewa, berharga dimataNya
Ku istimewa, Yesus mengasihiku
Dia lahir dalam hatiku dan jadikanku
ISTIMEWA

Cerita : Tambi ‘putih seperti salju’
Dari Gandum Mas
Hari itu Tambi pulang sekolah dengan hati yang sangat sedih, air matanya bercucuran, sambil memegang bukunya erat erat, ia berlari pulang. Tambi sedih karena tadi teman temannya mengejek Tambi “ si Hitam ! si Hitam ! kulitnya seperti arang gosong !”. Kenapa Tambi diejek seperti itu ? bukan salah Tambi kulitnya hitam dan teman temannya berkulit putih. Tapi dia memang dilahirkan seperti itu, kenapa Cuma Tambi yang hitam dikelasnya ?
Waktu Tambi berlari pulang menuju rumahnya, Tambi melewati sebuah took dan terpampang tulisan sangat besar “JUAL SABUN RINO, MEMUTIHKAN YANG PALING PUTIH”. Tambi tergiur, dia menghentikan langkahnya, air matanya sudah berhenti, dia masuk ke took itu dan membeli sabun RINO yang ternyata murah hanya Rp 500.
Tambi berlari pulang, kali ini dia tidak sabar ingin segera mencoba sabun itu, siapa tahu kulitnya menjadi putih, dan teman temannya tidak akan mengejek Tambi lagi sebagai si hitam jelek.
Begitu sampai dirumah, Tambi langsung mempersiapkan bak mandi, dia langsung membuka pakaian dan menggosik gosok tubuhnya dengan sabun Rino, “ Ah kok belum jadi putih, ya ?” pikir Tambi melihat kulitnya yang tetap hitam, dia gosok terus badannya, wajahnya, kakinya, semuanya dari menit ke menit, dia terus menggosok walaupun sudah merah, dan mulai lecet lecet dan perih, tapi dia penasaran ingin memutihkan kulitnya, dan ketika ia mulai frustasi, ibunya datang melihat keadaan anaknya yang kulitnya lecet lecet “ Tambi ! Kamu sedang apa ? kenapa kulitmu merah dan lecet seperti itu ? Ayo segera pakai bajumu, ini harus segera diobati !”
Sambil diobati, Tambi menceritakan dari awal diejek teman temannya, sampai ia mandi dengan sabun Rino “ Tambi sangat sedih,bu, diejek terus, memangmya kenapa kalau Tambi hitam ? teman teman tidak ada yang menyukai Tambi !”
“ Ibu sayang Tambi, walaupun Tambi hitam, Tambi sangat berharga dimata Tuhan, Dia sayang semua orang dari kulit putih, kuning, hitam, Dia yang menciptakan, semuanya baik , tidak ada yang gagal, Tuhan sayang kamu bukan dari kulit kamu, yang penting hati kamu putih, hati kamu bersih, hati kamu tidak hitam karena dosa, hati kamu yang dicuci bersih oleh darahNya menjadi putih, kamu mau berdoa ?”
Tambi terdiam, dia menyerap kata kata ibunya “ Ibu, saya mau, “
Lalu ibunya mengajak Tambi berdoa, setelah selesai berdoa, hati Tambi terasa lega, dia tidak sedih lagi, dia tidak peduli lagi apabila ada teman temannya yang mengejek, yang penting hatinya sudah putih bersih, Tuhan Yesus sayang padanya

Pertemuan V
Aktifitas piagam penghargaan
Bahan :
- Karton keras warna ukuran ½ folio
- Pita warna warni
- Kertas krep
- Kertas surat lucu
- Gantungan tali
Membuat seperti piagam penghargaan untuk anak2, dihias, tuliskan butir butir Penghargaan di kertas surat , setelah selesai menulis, beri medali disudut kanan bawah
Mereka bawa pulang

Pertemuan VI
Nonton Video Nick Vujicic , seorang yang tak punya tangan dan kaki tapi menemukan penghargaan hidup, atau video2 lain yang bisa masuk, missal Blind Side

Pertemuan VII
PEnutup

1. Bacakan butir refleksi kembali
2. Suruh mereka tuliskan sifat sifat positif mereka di lembar kertas warna, bisa pakai games putar nama
3. Pikirkan seorang yang menjadi pahlawan bagimu, sifat sifat apa saja yang kamu sukai dari mereka
4. Bahas sedikit menghargai vs merendahkan
Tulis : kegiatan yang paling disukai mengisi waktu, binatang kesukaan, makanan kesukaan, apa yang kamu suka tentang alam, sifat sifat baikmu/keluargamu dan hal hal yang tidak kamu sukai.

Drama Gereja : Satukan kami, Tuhan

“SATUKAN KAMI, TUHAN”

Pembukaan lagu, Liu Sing Yi, Jerry, Ken, Vaness, dan Vic bergiliran show diatas panggung, sambil memegang banner judul drama.

Babak I
Kilasan papa yang mabuk mabuk di bar disertai siluet bar, dan lagu lagu yang genjreng….kemudian setting berpindah tempat

Setting : Ruang Keluarga
Mama : Papa egois !! Lupa ya sama keluarga, pulang pagi begini, mabuk lagi ! Apa papa nggak malu sama tetangga ? Ingat pa… anak anak masih kecil, papa tuh mesti dikasih contoh yang baik buat mereka… Eh papa malah bikin malu !!! pusingggg….. pusinggggg……….
Papa : Diam kamu !! dasar cerewet !!! Pergi tidur sana ! Nggak usah ngurusin aku ! Hmmm … dasar perempuan…. Bisanya cuma marah marah aja… ( sambil sempoyongan dan menabrak sesuatu ). Aduh …
( Lagu Mereka perlu kasih Tuhan )
siluet Jerry sedang duduk bersandar, tangan memegang kepala.
Jerry : Aaaahh… mereka berkelahi lagi, sudah 2 bulan ini, mereka selalu bertengkar. Usaha papaku sedang bermasalah, sehingga papa stress dan mulai minum minum, sedangkan mama malah marah marah bukannya bersabar… Ooh seandainya saja mereka mengenal Yesus
Narator : Kedua orang tua Jerry menganut kepercayaan Kong Hu Cu, mereka sembayang pada nenek moyang, walau tidak melarang Jerry pergi ke gereja, namun mereka sendiri tidak mau ke gereja, alasan mereka “ ah semua agama sama, lagian kalau mama dan papa ke gereja nanti siapa yang sembayangin engkong dan ema “ Jerry pernah bercerita pada guru sekolah minggunya kalau ia ingin sekali papa mamanya mengenal Yesus guru itu bilang “ Jadilah Terang dunia bagi mereka, kamu tunjukkan bahwa kamu menjadi anak yang baik karena sudah mengenal Yesus, taatilah pada mereka “ Jerry lakukan itu dan tidak lupa berdoa supaya Tuhan membuka hati mereka

Babak 2
Setting Lapangan Basket, Vic dan Jerry sedang bermain basket
Lagu Liu Sing Hua Yen
Vic : Jerry, sebentar lagi Ken mau datang sama teman teman barunya
Jerry : O, ya ? wah kita bisa main 3 on 3 dong, siapa nama teman teman barunya ?
Vic : Kalau nggak salah… eh.. tuh datang…..(sambil melempar bola ke Jerry dan mengenai kepalanya )
Jerry : Hah ?? teman teman cewek ??? amit amit !!! aduh.. sejak kapan Ken temenan sama cewek ?? wah nggak kebayang nih !!
Ken : Jerry, Vic, ini kenalkan teman teman baruku, Barbie, dan Angie
( Barbie dan Angie mengulurkan tangan )
Jerry : ( menyembunyikan tangannya ), ogah ah, salaman sama cewek ( sambil menggoyang goyangkan badan ), takut ketularan cerewetnya….
Vic : Wah, ketularan cerewetnya sih nggak apa apa, kita jadi bisa nyaingin , asal jangan ketularan penakutnya.
( Barbie mencubit Vic, sambil kejar kejaran sampai keluar panggung )
Ken : Hei, kalian jangan begitu dong, memalukan !!! mau pacaran jangan di depan umum, malu ditonton banyak orang tuh
( Barbie dan Vic yang ada diluar panggung melirik ke arah penonton sambil berkata maaf dan dengan malu malu masuk kembali ke belakang layar )
Jerry : Mana Vaness ? kok dia belum datang ?
( Vaness muncul dengan menggunakan helikopter, dan menghampiri mereka )
Vaness : maaf maaf, aku baru ketemu Ibu Megawati….
Semuanya berteriak…. Huuuuu…….Tapi kemudian mereka bermain basket bersama, bisa dibayangkan bermain dengan anak anak perempuan kacaunya seperti apa.

Lagu : Kau yang terindah
Narator : Akhirnya mereka berenam bersahabat, mereka sering bermain ke rumah Jerry. Mereka mengagumi rumah Jerry. Jerry hanya tertawa, namun dalam hatinya, ia iri pada mereka, karena walaupun rumahnya bagus dan mewah namun keluarganya tidak harmonis seperti mereka. Suatu saat mereka berbincang bincang tentang keluarga masing masing
Barbie : Jerry, papa kamu kerja apa sih ? pasti pengusaha yah…. Soalnya kamu kaya raya.
Jerry : Eh.. ya… papaku pengusaha garmen…..
Angie : Pantas rumah kamu besar, pasti kamu bahagia ya….
Vaness : ( nyeletuk ) iyalah.. dia kan anak paling disayang mamanya, sampai kalau ke kamar mandi saja masih ditemani….
Jerry : Huss…. Yah.. disayang sih disayang tapi jangan menganggap kalau banyak uang berarti bisa hidup bahagia….
Angie : Masa sih….??
Barbie : Iya apa maksudnya ?
Jerry : ah tidak….., kalau papa kamu kerja apa Angie ? katanya sering keluar kota…
Angie : Papa seorang pendeta
Ken : Hah ??? aduh gawat… bisa kualat nih kita kita sering godain kamu….
Angie : Papaku dulu seorang berandalan, punya gank yang terdiri dari anak anak brengsek, suatu saat, ia bertemu pendeta yang merupakan korban penodongan papaku, eh tidak lama kemudian, papa bertobat, dan beberapa tahun setelah itu dia jadi pendeta….
Vic : Wah hebat juga ya….
Barbie : Gimana kalau kita main ke rumah Angie, disana kan banyak bapau ( siluet bapau besar dimunculkan dengan asap mengepul… hihi.. )
Narator : kami berlima main ke rumah Angie, rumah yang sederhana namun penuh dengan keakraban, papa dan mama Angie menyambut kami dengan hangat, Aku melihat bahwa Tuhan Yesus betul betul hadir di rumah Angie, Hal ini semakin membuatku rindu membawa papa dan mama ke gerja. Dengan semangat aku pulang ke rumah, namun yang kutemui adalah….

Lagu : Pelangi KasihNya
Setting Suasana rumah yang kacau balau , papa dan mama bertengkar lagi
Papa : Papa ditipu ma… temanku melarikan uang yang kupinjam dari bank, Pihak bank kini mengejar ngejar papa, juga polisi
Mama : aku kan sudah bilang dari dulu, pa, temanmu tidak bisa dipercaya… benar kan ? aduh pa, aku sudah tidak tahan…. Papa tidak pernah mau dengar omongan mama, mama capek pa
Papa : Ma, dukunglah papa kali ini, papa sudah kehilangan segalanya, papa nggak mau kehilangan keluarga papa juga.
Mama : Sekarang papa bisa bilang begitu… waktu senang, papa melupakan kami, aku tidak bisa pa…( ketika mama menengok ke arah Jerry , dia kaget ) Eh lho… Jerry, sejak kapan ada di sini ?
( Jerry berbalik dan berlari _)
Mama : Hei, Jerry, mau kemana ?
Narator : Aku kecewa sekali pada papa dan mama, mereka selalu bertengkar, mengapa aku memiliki orang tua seperti mereka ? bukan seperti papa Angie ? ( Jerry terus berjalan, sampai dijalan raya dan tanpa sadar sudah berada di aula gereja sambil menangis ) diiringi

Lagu Dia buka Jalan
Setting di aula gereja
Pendeta : Hai, kalau tidak salah kamu teman Angie, kan ? namamu…. Jerry…. Betul ?? kenapa kamu menagis ? ada masalah ?
Jerry : Ya.. oom
Pendeta : Mau bicara dengan oom ?
( Jerry mengangguk )
Pendeta : Apa masalahmu ?
Jerry : Orang tua Jerry, oom
Pendeta : kenapa orang tuamu ?
Jerry : Mereka mau bercerai
Pendeta : Apa mereka sudah mengenal Yesus ?
Jerry : Belum oom
Narator : aku mulai bercerita keluargaku, pertengakaran papa dan mama, usaha papa yang bermasalah hingga berurusan dengan polisi.
Jerry : Apa mereka akan bercerai, oom ? bagaimana kalau papa dipenjara ? Jerry harus ikut siapa ?
Pendeta : Jangan berpikiran jelek, Jerry, mungkin mereka sedang marah satu sama lain, belum tentu mereka berpisah…
Jerry : Jerry harus bagaimana oom ?
Pendeta : Pulang ke rumahmu, bicaralah dengan papa dan mamamu, ajak mereka berdoa pada Tuhan Yesus. Apa perlu oom temani ?
Jerry : Nggak usah oom, biar Jerry saja, doakan Jerry, ya….
Pendeta : Oom antar sampai rumah ya…
( Siluet Jerry diantar Pendeta )

Setting di rumah ruang tamu
Lagu Semua karena Anugerah
( Mama duduk sambil menangis )
Mama : Jerry ? kamu sudah pulang ?
Jerry : Mama… ( Jerry terdiam sambil memeluk mama ).. Ma,…. Jerry mau berdoa buat mama, kita berdoa bersama sama ya….ma ?
Mama : ( menggeleng ) Mama bukan orang Kristen, Jerry.. kamu saja yang berdoa….
Jerry : Ma, sekali saja, kita berdoa pada Tuhan Yesus, Tuhan Yesus akan menolong siapapun yang berseru kepadaNya
Mama : Betul ? apakah Tuhan Yesus bisa bantu mama ?
Jerry : Tentu, ma, dia bisa melakukan apa saja, Jerry kenal dengan seorang yang tadinya jahat sekarang jadi pendeta, setelah bertemu Tuhan Yesus
Mama : Mengapa ia mau berubah ?
Jerry : Ia berubah karena Tuhan Yesus mengasihinya
Mama : Mengasihi bagaimana “
Jerry : Tuhan Yesus mati di kayu salib untuk menebus dosa kita, tapi Ia bangkit pada hari yang ke 3
Mama : Mengapa Tuhan Yesus mati ? buat apa ?
Jerry : Tuhan Yesus menggantikan hukuman kita , ma, harusnya kita yang dihukum, Tuhan Yesus tidak berdosa, tapi kita yang berdosa, Karena Tuhan Yesus mengasihi kita, termasuk Jerry, dan mama, juga papa, Tuhan Yesus mau mati di kayu salib, tapi Tuhan Yesus berkuasa atas maut, Ia bangkit pada hari yang ke 3.
Mama : Apakah Tuhan Yesus mau mengampuni dosa mama juga >
Jerry : Tentu saja, ma… asalah kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan… ayo kita berdoa.. ma
( Mereka berdoa bersama )
Jerry : Papa mana , ma ?
Mama : Papa ditahan polisi, Jerry ( sambil menangis )
Jerry : Papa akan dipenjara ma ?
Mama : Mama juga tidak tahu.
Jerry : kita jenguk papa, ya, ma ? Tapi Jerry mau ajak teman, boleh kan ma ? Ia adalah orang yang Jerry ceritakan tadi ma, seorang penjahat yang bertobat.

Setting di penjara
Narator : Kami bertiga pergi ke kantor polisi aku melihat papa di balik sel, wajahnya kusut dan lelah, tapi Bapak Pendeta banyak berbicara dengan papa, aku melihat papa menangis dan berdoa, walau sedih papa dipenjara, ada perasaan bahagia dalam hatiku, karena akhirnya keluargaku mengenal Tuhan Yesus
( Siluet Jerry dan Mama menghampiri papa dan saling berpelukan, ada gambar Salib Tuhan Yesus diantara mereka )
Lagu : Bersama Keluargaku

Para pemain keluar layar…..
Tamat

Drama Gereja : Sobat yang kuperlu

Lokasi : Sekolah
Teeetttt…..teeeettttt, bel tanda selesainya waktu belajar di sekolah berbunyi dengan nyaring, Desy dengan tergesa-gesa membereskan bukunya, “ Nyanyi lagi ya, dimana ? “ tanya Santi, teman sebangku sekaligus sahabatnya. Desy mengangguk “ Di MBS, duluan ya….” Jawabnya sambil berlalu, tinggal Santi yang bengong, seperti biasanya dia ditinggal lagi, sudah dua bulan ini dia diperlakukan seperti itu oleh Desy, “ dasar,..” katanya sambil geleng geleng “ sudah beken, mulai deh lupa temen, ya.. apa boleh buat, pulang sendiri lagi, sebel… “,
“ Memang, coba kalo kita kita diajak, kan nyanyi berempat bisa bikin grup F4 Indonesia hehe “ timpal Arie asal, Wanda yang disebelahnya mengangguk ngangguk setuju “ tampang kita boleh juga kan, sangat serasi kalo dipasangkan dengan Dao Ming Shi, atau Huo Ce Lei “
“ Lha si Arie kan cowok, kenapa jadi F4 ? lebih cocok The Corrs dong “ balas Santi

Lokasi : studio televisi
“ Duh, ke mana aja, cepet ganti baju dan make up “ sambut sang manajer kesal begitu melihat Desy datang agak terlambat dari jadwal
“ Ya… ya, maap deh, kan jalanan macet, lagian kan Desy juga harus sekolah “ jawab Desy
“ Nyanyi yang bagus ya, kamu bintangnya di acara ini “, sang manajer melembutkan suaranya, bagaimanapun Desy sekarang artis kesayangannya, semenjak album Desy yang terakhir laris manis, Nama Desy mendatangkan banyak uang bagi kantongnya.
Desy mulai bernyanyi, setelah selesai, ada beberapa anak yang merupakan fansnya meminta tandatangan, setelah itu Desy bersiap siap pulang,
“ Hari Minggu depan, kamu show di Bogor, siap siap ya…. “ , sang manajer membuka buka buku agendanya, wanti wanti sebelum Desy pulang
“ Tapi saya kan harus ke gereja, di gereja juga ada acara KMA “ sahut Desy, bingung , dia tak tahu harus pilih yang mana.
“ Ah, memang nyanyi di gereja bisa dapet duit ? pokonya kamu saya jemput hari sabtu siang, bilang aja ke pelatih kamu di gereja, minggu ini harus ke Bogor, atau perlu saya yang ngomong ?” jawab sang manajer ketus
“ Nggak usah, biar saya saja, saya permisi pulang dulu “

Desy pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki, sepanjang jalan dia terus memikirkan kata kata manajernya tadi “ Memang nyanyi di gereja bisa dapet duit ?”……. Dia menarik nafas panjang, pilihan yang sulit, sekarang ini dia butuh uang, karena krisis ekonomi, usaha orang tuanya sedang seret, dengan berat hati ia memutuskan membatalkan acara KMA

Lokasi : rumah Desy
Hari sudah menjelang magrib, Di rumah tidak ada siapa siapa, papanya sedang keluar kota, sebagai salesman, papanya harus sering pergi ke luar kota mengorder barang, sedangkan mamanya bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan tekstil, lagian Desy anak tunggal, so pasti dia kesepian banget di rumahnya….. Desy langsung menuju tempat makanan, “ Ya nggak ada apa apa…. “ , KRIIIIINGGG…. KRIIINGGGG…..
“ Ya Halo.. “
“ Eh, gimana tadi nyanyi ???? “ tembak yang diseberang
“ Santi ? “
“ Bukan, San Chai “
“ Cap Cay ? “
“ Diem, gimana ?? sukses tadi ?
“ Lumayan, eh minggu ini gua nggak bisa KMA nih, harus show di Bogor “
“ Ah elu jadi bolos KMA aja, gimana sih ??? mulai ninggalin Tuhan, ya….. kata nenek itu dosa, Des, nyanyi untuk umum sih boleh boleh aja, tapi ke gereja juga jangan mabur dong, “
“ Udah janji, show kan nggak bisa dibatalin, bisa didenda gua…. “
Mereka segera mengakhiri percakapan, begitu mama Desy pulang. Desy menutup telpon, dia menghampiri mamanya. “ Lapar ya ??? “ tanya mamanya, “ Nih mama bawakan nasi gudeg, papa pulang besok, “

3 BULAN KEMUDIAN

Lokasi : studio televisi ( acara wawancara )
Wartawan : “ Sekarang Desy kan penyanyi yang sukses, penggemarnya sudah banyak, kabarnya mau main film juga ya ? “
Desy : “ Iya, saya main bareng Joshua, saya senang sekali bisa bermain bersama dengannya, kesempatan ini tidak akan saya sia siakan “
Wartawan : “ Desy punya cita cita apa lagi setelah jadi orang terkenal, gosipnya Desy salah satu artis cilik yang sekarang honornya termahal, apa betul ? “
Desy : “ Wah, kalo honor terbesar sih, nggak berani bilang, Desy masih punya cita cita untuk lebih terkenal, seperti Sherina, dan sekarang Desy hanya pilih acara acara bagus, untuk menjaga kualitas “

Lokasi : rumah Desy
Hari sudah mulai sore, Desy sedang menonton televisi, ketika mamanya memanggil “ Desy !!!! kamu lagi tidur ??? “, Desy tidak menyahut, mamanya berteriak lagi “ Ada temen temen datang tuh, Arie, Wanda, dan eh siapa ya satu lagi ???? “, kemudian ada suara menyahut “ Ya ampun tante, tega banget lupa sama Santi ? “, mamanya Desy cuma tertawa, “ duduk dulu deh, tante panggilin lagi, mungkin nggak kedengeran “
Mama Desy membuka pintu kamar Desy yang kebetulan tidak terkunci, dia menghampiri Desy yang sedang duduk di ranjang “ Mau ketemu nggak ? ada Arie, Wanda, dan Santi, mereka nunggu kamu di depan “
“ Ah males ma, Desy kan lagi istirahat, capek nih baru pulang dari luar kota, “
“ Desy ! “
“ Mama !!! Desy capek, bilang aja kalo ada perlu besok aja, Desy ke sekolah kok, paling paling ngajak ke gereja lagi, bosen ngedengernya juga, “
“ Desy, kamu nggak boleh seperti itu, mereka kan teman baikmu, mereka pengen ketemu kamu, dan jangan lupa, Des, suara kamu, talenta kamu, itu Tuhan yang kasih, kamu kok sombong banget sekarang “ omel mamanya
“ Tuhan kasih talenta ini juga kan untuk dipergunakan, kebetulan sekarang suara Santi disenangi orang orang, Tuhan juga suka kok, nanti kalo sempet Desy ke gereja, sekarang kan lagi sibuk sibuknya, “
Mamanya marah, dan membanting pintu, sampai ketiga anak yang sedang duduk di ruang tamu terloncat karena kaget , Santi jadi tidak enak hati “ Maaf Tante, Desy nya lagi istirahat ya ? kita juga salah tadi nggak telpon dulu, ini aja , titip VCD rohani, dua minggu lagi ada acara Pesta Rohani Anak, Desy dibujuk ikut ya tante… “
Mama Desy mengangguk, tanpa bisa berbuat apa apa….
“ mari tante kita pulang dulu, terima kasih, dan maaf mengganggu “

Lokasi : sekolah
Saat itu sedang ada tes akhir caturwulan, pelajaran IPA, dan karena semalam Desy sibuk rekaman, dia tidak belajar sama sekali, sudah 20 menit lewat, baru tiga soal yang dijawab, keringat dingin mulai membasahi tubuhnya, dia mulai tengok kanan dan kiri, Dia mulai minta jawaban pada Wanda dengan kode tangan, tapi Wanda pura pura tidak tahu, sadar usahanya tidak berhasil, ia beralih pada Arie, pikirnya anak ini lebih baik hati, dengan kode tangan dia minta bantuan Arie, dan Arie pura pura tidak melihat, Santi apalagi, stay cool, mulai dia mengeluarkan jurus pandangan jarak jauh dan nekad, Tidak ada jalan lain, kalau mau lulus harus mencontek. Sewaktu pulang Santi menegur Desy, “ elu nggak belajar ya, tapi nyontek itu dosa, Des “
“ Ya gua kan sibuk rekaman, mana sempet belajar, nyontek kali kali kan nggak apa apa, lagian kalian nggak mau kasih tau gua “
“ Tapi, Des, itu bisa jadi kebiasaan buruk,” balas Wanda
“ Ah diamlah, cerewet, yang nyontek kan gua, kalian nggak ikut berdosa kan, udah ah gua mau pulang.. :” seraya pandangannya menyapu ke arah gerbang
:” eh sama siapa ?? kenapa nggak bareng kita ??? “ tanya Arie penasaran
“ udah dijemput “ katanya sambil berlalu
Arie, Wanda dan Santi memandangi kepergian Desy, tiba tiba mereka saling memandang satu sama lain “ eh itu itu…. Yang pake mobil BMW tadi kan si Anggi dan si Mona, dua penyanyi beken yang sok itu, wah gawat nih, Desy main bersama mereka”

Lokasi : dalam mobil BMW
Mona : “ Gimana tadi ulangan, bisa ? “
Desy : “ yah gitulah, ngapain sih capek capek sekolah, ulangan, belum tentu menghasilkan uang “
Anggi : “ Betul, eh, besok kan elu udah selesai ulangan kan ??? kita mau ke Puncak nih, “
Desy : “ Eh , gua belum kasih tau mama, mana boleh ke Puncak nggak ngomong ngomong”
Mona : “ telpon aja, nih hape gua, bilangin aja, elu pergi bareng temen, kita mau nginep sehari disana, papa gua punya villa, “
Walaupun dimarahi mamanya, Desy tetap pergi bersama Anggi dan Mona, dia tidak peduli mamanya yang begitu mengkhawatirkan dirinya

Lokasi : Jalan raya Puncak
Rupanya Tuhan bernita memberi pelajaran pada Desy atas kesombongannya, malam harinya ketika mereka bertiga kembali dari Puncak, sopirnya yang mengantuk membawa BMW dalam keadaan ngebut, dan terjadilah kecelakaan di jalan tol, mobil yang ditumpangi mereka menabrak kendaraan dari arah berlawanan. Keempatnya dalam keadaan gawat dan segera dilarikan ke rumah sakit ke unit gawat darurat, mama Desy segera ditelpon

Lokasi : rumah sakit
Kondisi Desy memprihatinkan, pita suaranya rusak, masih beruntung tidak ada anggota tubuhnya yang harus diamputasi karena kebetulan Desy duduk di tengah, hanya saja luka berat di sekujur tubuhnya, satu hal lagi yang parah adalah, wajahnya pun terkena pecahan kaca, sedangkan sebagai seorang artis, wajah dan suara adalah hal hal yang paling berharga, Mama Desy dan papanya terus menunggui Desy dirumah sakit, mereka berdoa siang dan malam demi kesembuhan Desy, mereka percaya kalau percobaan ini tidak lain hanyalah untuk menyadarkan Desy, dan Tuhan masih memberikan kesempatan pada Desy untuk memperbaiki kelakuannya dengan tidak mengambil nyawanya.

Lokasi ; Rumah Desy
Dua minggu Desy sudah kembali dari rumah sakit, tapi dia belum bisa kemana mana, karena kakinya masih luka, tubuhnya masih lemah, dia masih harus menggunakan kursi roda, dia tidak mau bertemu siapapun, dan sibuk menyalahkan Tuhan. Kalau sedang marah dia bisa membanting barang barang disekitarnya, dengan suaranya yang sekarang parau, dan tidak indah lagi, dia kembali mengusir teman temannya yang datang menjenguk “ Keluar kalian !!! gua nggak butuh kalian !!! “ katanya sambil melempar vas bunga… PRANNNGGGG , Jelas Arie meloncat kaget “ Eh nenek, eh nenek, kenapa dia pake lempar vas bunga segala ? “ , Santi segera berinisiatif menghindar “ kita pulang aja dulu, dia masih senewen, kita doain dulu aja, ntar balik lagi “
Mamanya pun kewalahan menghadapi sikap Desy yang makin menjadi jadi, Desy tidak pernah mah diajak berdoa, “ buat apa doa ? Tuhan sendiri yang ngasih celaka, sekarang Desy harus mohon mohon ?? kenapa ??? sekarang Desy gak bisa nyanyi, Desy malu keluar rumah juga, muka Desy jelek, apa lagi gunanya Desy ?? “ , Ya memang semua kontrak Desy akhirnya dibatalkan, beritanya sudah menyebar ke seluruh Indonesia, pemberitaan melalui media elektronik dan media cetak begitu gencar, namanya sudah jatuh, karena wajah dan suara yang menjadi asetnya sudah hilang, tidak ada lagi yang mau memakai Desy, satu persatu teman teman artis sudah mundur, manajernya pun tidak pernah menjenguk, Desy merasa begitu kesepian, dia sebenarnya sedih, tapi terlalu gengsi untuk mengakui kesedihannya.
Sampai suatu kali dia mendengar sebuah lagu “ Sobat yang kuperlu “ yang dinyanyikan oleh Sidney Mohede, “…… kau sumber kekuatan….. Yesus yang kuperlu…. Lebih dari semua Kau bagiku….. Sobat yang kuperlu…. “, dia mulai teringat teman temannya, dengan gemetar diangkatnya telepon, dia berusaha membuang semua kesombongan hatinya selama ini, “ San, ini gua, bisa datang ke rumah ??? “.
30 menit kemudian Santi sudah hadir di rumah Desy, sendirian,
“ apa yang harus gua lakukan, San, gua malu….. gua udah menghina Tuhan selama ini, gua udah menghina kalian semua selama ini, gua udah kurang ajar sama orang tua gua sendiri…. “
“ Asal elu bertobat, Tuhan akan memaafkan elu, kita semua udah memaafkan elu dari jauh jauh hari “
“ Tapi Tuhan marah “
“ Tuhan cuma ingin kamu sadar, Tuhan masih sayang kamu, “
“ Gua berdosa banget, gua nggak layak lagi buat Tuhan… “
“ Kalau gua bisa menerima elu kembali, apalagi Tuhan, dia adalah sobat yang terbaik, dia nggak pernah meninggalkan elu, dan Dia selalu ada buat elu, kapanpun elu perlu, jangan kecewakan Dia lagi, “
“ Bantu gua berdoa ya “

Lalu Desy berdoa ditemani oleh Santi “ Tuhan, Desy bersalah, Desy sudah berdosa besar, Tuhan, Desy sudah mengecewakan Tuhan, Desy minta maaf, terima kasih kalau masih memberikan Desy kesempatan untuk hidup, untuk memperbaiki kesalahan Desy, Mulai sekarang Desy mau hidup dalam Tuhan, Desy mau melayani Tuhan lagi, suara Desy Tuhan yang kasih, terima kasih Tuhan, Amin “

Drama Paskah : keledai paskah

LIVE SAFERS
By Paul.N.Lessard
Terjemahan ini pernah diperankan, dan dimuat hanya sekilas saja, untuk lebih detail termasuk patron patron kostum , peralatan, music, lagu2 ada CDnya juga dll silahkan beli sendiri bukunya ‘Fun & Easy Easter Pageant LIFE SAVERS’ oleh Paul N. Lessard diterbitkan oleh GROUP Publishing-USA diijinkan untuk pemakaian gereja local bukan untuk komersialisasi
Peran :
Narator  pembawa jalinan acara dari awal s/d selesai
Mr Randy  Racoon yang pandai bicara dengan aksen tertentu & formal
Bernard  Anjing St Bernard yang bersahabat
Ember  Anjing Dalmatian yang berani
Lucy  Keledai yang lemah lembut tapi percaya diri
Trevor  Burung Canary yang pintar, energik tapi bersuara melengking
Kitten  Anak kucing yang nakal
Dua murid Yesus yang mencari keledai untuk Yesus
Yudas  Murid Yesus yang mengkhianatinya
Farisi  yang membayar Yudas untuk informs
Pemilik Keledai
Pemain pembantu untuk peran belakang layar
Jesus
Dua wanita yang mengunjungi kubur Yesus
Malaikat
Pembawa ‘ pengumuman ‘ untuk penonton

Perlengkapan :
Podium / panggung
Kursi kursi
Kertas putih untuk ditulis “ aaaahhhh “, “ tepuk tangan “, “ nyanyi”
Projector screen
Sekantung uang uangan
Kain lebar

Naskah : ( disesuaikan dengan situasi )

Musik pembukaan, panggung mulai diisi dengan hewan hewan yang masuk dari kanan dan kiri panggung, Bernard, Ember, Trevor, dan Lucy masuk terakhir dan duduk berjajar di depan. Masing masing sibuk berbicara sendiri
Narator : “ Saudara saudari, para manusia dan hewan, sambutlah Ketua Asosiasi Hewan Penyelamat Kehidupan ….. MR…. RANDY….RACOOOOONNNNN……”
( Orang membawa sign ‘ tepuk tangan ‘ ) dan penonton serta pemain bertepuk tangan
Mr Randy : ( masuk dari panggung kiri , menunduk hormat kearah penonton , berbicara dengan nada meyakinkan dan ramah ) “ Terima kasih… oh terima kasih banyak, selamat datang semuanya di acara Malam Penganugerahan Hewan Penyelamat
Mr Randy : ( berjalan ke arah para hewan ) “ Saya senang sekali bertemu kalian pada malam yang special ini, kami secara khusus akan memilih diantara para hewan yang sudah menyelamatkan lebih banyak dibandingkan yang lainnya “
Bernard : ( berdiri dan melambai ) Saint Bernard doonnkk… ( lalu duduk kembali )
Trevor : ( berdiri dan membuat gaya victory ) Canary juga tentunya tidak kalah !!!! ( duduk )
Ember : ( berdiri dan taruh tangan di dada, menggonggong beberapa kali ) Tidak diragukan untuk si Dalmatian pemberani penembus marabahaya !!! ( lalu duduk )
Mr Randy : ( telapak tangan menghadap bawah untuk menenangkan ) “ Oke oke, kita akan mengetahui dengan segera siapa Penyelamat Hidup sejati pada mala mini, tapi kita akan menyanikan terlebih dahulu lagu teman kita ( telapak tangan menghadap ke atas ) silahkan para penonton berdiri dan bergabung bersama kami “
NYANYIKAN SATU LAGU TEMA YANG DIRASAKAN COCOK UNTUK ACARA BERSANGKUTAN
Mr Randy : ( menghadap para calon & menaruh tangan di dada ) “ penonton dipersilahkan duduk, sekarang para calon, silahkan berdiri dan beritahu kami apakah artinya Hewan Penyelamat Hidup itu “
Bernard : ( tangan diatas mata seperti sedang mencari , berbicara seakan akan sangat penting ) “ Kalau anda dalam masalah, kami akan tetap mencari sampai kami menemukan anda…..”
Dalmatian : ( menunjuk kea rah penonton ) “ setiap kehidupan adalah berharga dan layak diselamatkan “
Trevor : ( menunjuk diri sendiri kemudian penonton ) “ Kami akan memberikan nyawa kami sendiri untuk menyelamatkanmu “
( orang membawa sign ‘ooohhh ‘ dan ‘aaaahhhhh’ )
Mr Randy : “ Jadi siapakah yang paling okeeeee ????”
Semua : ( ada suara gonggongan, kicauan, tawaan ) “ LIFE SAVERSSSSS !!!!”
Mr Randy : ( memberi tanda pada Lucy ) “ Lucy Keledai, tolong bawakan daftar nominator kita “
Lucy keledai menghampiri Mr Randy menyerahkan amplop berisi nama nama nominator dan berbalik, saat itulah terlihat tanda salib di punggungnya.
Canary : ( menunjuk pada Lucy , berpaling pada Ember ) “ Lihat tanda di punggung Lucy !!”
Ember : ( menaruh tangan terpana ) “ Kenapa tandanya salib ?”
Mr Randy : ( membungkuk sopan pada Lucy ) “ terima kasih, Lucy, silahkan kembali ke tempat dudukmu bersama nominator lainnya “ ( berbalik kea rah penonton , membuka daftar seakan akan membaca, layar projector menampilkan satu demi satu nama ) “ Ada 4 nominator malam ini, kita akan sambut mereka satu demi satu….. Nominator pertama adalah BERNARD dan perannya di PENYELAMATAN BERSALJU “
PAKAI ADEGAN BERNARD MENYELAMATKAN ORANG ORANG YANG TERJEBAK DI SALJU , ada dua orang pemain snowboard yang tertimbun salju dan datanglah anjing St Bernard yang mencari dan menolong mereka. Bisa gunakan para cameo, adegan penyelamatkan bisa disesuaikan dengan situasi masing masing
Mr Randy : ( membaca daftar kembali kea rah layar, lampu panggung bergerak ke segala arah tapi tidak ke tengah panggung ) “ Nominator kedua adalah TREVOR CANARY dan perannya di PENYELAMATAN PERTAMBANGAN “
PAKAI ADEGAN TREVOR MENYELAMATKAN ORANG ORANG TERKURUNG DI LOKASI PERTAMBANGAN, banyak cameo berperan sebagai pekerja pertambangan kekurangan udara di terowongan, saat aka nada bencana Canary memberi peringatan sehingga mereka terlepas dari bencana
Mr Randy : ( membaca daftar kembali kea rah layar, lampu panggung bergerak ke segala arah, tpai tidak ke tengah panggung ) “ Nominator ketiga adalah EMBER DALMATIAN dan perannya di PENYELAMATAN YANG BERANI
PAKAI ADEGAN EMBER MENYELAMATKAN SI KITTEN DI ATAS POHON, ada seekor anak kucing ( Kitten ) melihat ada Canary diatas pohon, Trevor terlihat kaget saat ada adegan ini dan mengatakan Kitten “ kejam “ kemudian Bernard menyuruhnya diam, Kitten berusaha menggapai Canary di atas pohon sambil berkata “ wah ini snack ku hari ini “ lalu Trevor berteriak “ Monster !!! “ sekali lagi Bernard menyuruhnya diam, ternyata Canary itu sudah pergi, dan Kitten terjebak diatas pohon, tidak bisa turun, dan EMBER menjadi penyelamat
Bernard : ( membuat wajah lucu dan menaruh tangan dikepala ) “ Mengerikan !!! “
Canary : ( menunjuk Ember dengan tidak percaya ) “ Serius !!! Dia menyelamatkan kucing !”
Bernard : “ Wow , Ember ! kamu betul betul menyelamatkan seekor kucing ???”
Dalmatian : ( mengangguk dan berjalan diantara hewan ) “ Yap betul, karena setiap nyawa berharga, dan itulah mengapa kita hidup, ingat ? kita adalah hewan penyelamat . Dulu kami Dalmatian akan berlari bersama para kuda penarik kereta “
Canary : ( mengembangkan sayap ) “ sayang sekali kamu tidak bisa terbang “
Dalmatian : ( menaruh tangan di dada dan tetap percaya diri ) “ Jika kami tidak bersama kuda kuda itu, anjing anjing kota akan datang dan menakut nakuti kuda itu sampai berhenti, saat ini kami akan menolong siapapun juga “
Bernard : ( menggeleng geleng ) “ Ya… sih… tapi seekor kucing ?????”
Mr Randy : ( berjalan kea rah nominator untuk interupsi ) “ Oke oke, kita tetap tidak akan lupa bahwa menolong itu bukan demi mendapatkan pujian… ya, sekarang mari kita berdiri dan menyanyikan lagu yang mengingatkan betapa pentingnya tugas kita ini…..”
NYANYIKAN SATU BUAH LAGU TENTANG PENTINGNYA PENYELAMATAN
Mr Randy : ( kembali membaca ke layar dan lampu bergerak gerak ke segala arah tanpa ke tengah panggung ) “ Keempat dan terakhir, nominator mala mini adalah LUCY KELEDAI dan perannya di CERITA TERBESAR SEPANJANG MASAAAAA….”
( masuk dua orang murid dan pemilik keledai )
Lucy : ( muncul dari satu sisi penonton ) “ Aku ini Cuma keledai muda di Bethphage saat itu, seorang guru dari Nazareth namaNya Yesus mengirim murid muridNya ke kota kami untuk mendapatkan keledai yang akan dinaiki oelhNya ke Yerusalem, Mereka datang dan mengambilku, saat itu pemilikku keluar dan menanyakan apa yang mereka lakukan “
Murid : ( menunjuk ke satu arah ) “ Guru kami membutuhkan tumpangan “
Lucy : ( berjalan kearah yang ditunjuk murid ) “ Pemilikku membiarkan mereka membawaku, duh siapakah ‘guru ‘ ini sebenarnya ?
( masuk kerumunan orang orang yang membawa daun ranting palem )
Lucy : “ Mereka membawaku pada seorang yang baik hati, kemudian aku tahu namaNya Yesus, seseorang menaruh jubah di punggungku dan Yesus naik, aku membawaNya ke kota , saat kami masuk Yerusalem, orang orang menaruh jubah mereka sepanjang jalan yang kulalui, menebar ranting ranting pohon ( orang orang menaruh ranting dan bersorak sorai ) , kami dikelilingi sorak sorai katanya Terpujilah Tuhan, Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan !, Hari itu menjelang paskah dan saya berada diantaranya, sangat menyenangkan, orang orang tertawa, menyanyi, dan berbahagia”
Lucy : ( menggeleng lemah ) “ Sayang sekali, saat itu saya mendengar banyak orang berkata mereka mau membunuh Yesus, oh banyak sekali yang terjadi “
( masuk Yudas ke atas panggung dan orang farisi )
Farisi : ( menyodorkan kantong uang ke Yudas ) “ Ini uangnya, sekarang dimana kita bisa menemukan Yesus itu ?”
Yudas : ( memeriksa kantong dan menggoyang goyangkannya ) “ Aku akan bawa kalian “
Farisi : ( mengangkat pundak dan bertanya Tanya ) “ Bagaimana kita tahu yang mana Dia ?”
Yudas : “ Aku akan memberiNya ciuman “
Lucy : ( sambil mendesah ) “ Semakin buruk , dia membawa orang orang jahat itu pada Yesus, mereka membawa Yesus pergi, mereka marah karena Yesus mengaku bawha dia Anak Allah, dan mereka tidak mau mempercayainya, orang orang bilang itu tidak benar, tapi Yesus tetap berkata demikian walaupun orang orang itu mau membunuhNya “
Dalmatian : ( berdiri semangat ) “ Kenapa Dia tidak merubah pikiranNya ?”
Lucy : ( mengangguk ) “ karena itu memang benar “
Bernard : ( berdiri juga ) “ Dia betul betul Anak Allah ?”
Lucy : ( mengangguk lagi ) “ Yap, betul “
Dalmatian : ( Ekspresi bertanya Tanya ) “ Bagaimana Dia bisa membuktikannya ?”
Lucy : “ Yah, aku hampir sampai pada bagian itu, seperti yang kalian lihat, mereka membawa Yesus, mereka membunuhNya…”
Canary : ( menggerakkan kepala dan terlihat sedih ) “ Rasanya itu bukan cara yang baik untuk membuktikan “
Mr Randy : ( menenangkan semua ) “ Coba dengar dulu cerita Lucy…..”
DISINI BISA DILAKUKAN DRAMA SILUET 2 DIMENSI, adegan penyaliban Yesus , tentara tentara yang memaku, gambar bukit, 2 penjahat disalib, dll bisa satukan antara adegan nyata memakai orang, cameo dan gambar guntingan kertas yang ditampilkan diperbesar oleh OHP, semuanya terjadi di belakang layar putih besar, jadi tidak perlu memakai terlalu banyak property
Lucy : “ Mereka menggunakan palu dan paku untuk memakunya di kayu kayu yang mereka sebut salib, Yesus digantung sampai mati, orang orang piker Dia manusia biasa , kemudian murid murid Yesus menaruh tubuhNya di kubur dan menghalangi pintunya dengan batu yang berat “
( murid murid memasukkan Yesus ke pinggir panggung, ada lagu pengantar, lampu panggung padam )
Lucy : “ Setelah lewat beberapa hari, beberapa wanita datang ingin melihat kubur Yesus, merka yang pertama tapi mereka mendapatkan tubuh Yesus hilang, kuburnya kosong !! “
( lampu menyala memperlihatkan wanita wanita yang shcok, kemudian malaikat muncul )
Malaikat memberi tahu merka bahwa Yesus sudah bangkit dari kematian
LAGU TENTANG KEBANGKITAN YESUS
Lucy : “ Yesus sudah hidup, Dia sudah buktikan bahwa Dia Anak Allah, Dia kalahkan kematian, Yesus memberi setiap orang kehidupan baru bagi siapapun yang percaya pada Anak Allah, dan Dia kembali ke surge untuk menyediakan tempat bagi pengikutNya “
( penandaan salib di punggung Lucy )
Lucy : “ kematian Yesus sangat tragis, tapi Dia mau mati karena Dia mengasihi kita, salib di punggungku untuk mengingatkan akan kasih yesus “
( Lucy duduk dan semua nominator bertepuk tangan )
Mr Randy : ( berjalan kea rah Lucy ) “ Yesus naik di punggung Lucy untuk pergi ke kota dimana Dia mati disalib. Jutaan orang sudah menerima hidup kekal karena kematianNya untuk itulah Lucy menjadi nominator ( mengangkat tangan supaya yang lain berdiri ) Silahkan keempat nominator berdiri “
( Setiap hewan berdiri dan menghadap penonton saat namanya dipanggil )
Mr Randy : ( bunyi genderang ) “ Bernard St Bernard, Trevor Canary, Ember Dalmatian, Lucy Keledai…. Dan pemenangnya adalah……. “
( Mr Randy merobek amplop, bunyi genderang bertalu talu )
Mr Randy : “ LUCY KELEDAI dalam Cerita Terbesar SEpanjang Masa……”
( Lucy dikalungi medali, dan para nominator merubungi Lucy, memberi salam selamat )
Narator : “ Terima kasih semuanya, sudah menyaksikan Malam Penganugerahan Hewan Penyelamat Kehidupan tahun ini, beri tepuk tangan pada semua peserta yang sudah bekerja keras…”
( plok plok plok……)
Lucy : ( melangkah ke depan penonton ) “ Mari bergabung merayakan hari kebangkitan Yesus dan menyanyikan sebuah lagu….”
NYANYIKAN LAGU TENTANG CELEBRATION / RAYAKAN KEBANGKITAN YESUS

Bangun tidur ??? Uuuuhhh…..

Bangun tidur siang adalah hal kedua yang paling menyebalkan setelah bangun pagi buat Amelia. Sebetulnya Amel lebih senang bermain atau menonton daripada tidur di siang hari, tapi mama selalu memaksa, katanya supaya segar. Tetapi kalau Amel sudah tidur nyenyak, eh mama malah sibuk membangunkan Amel dengan suara menggelegar bagai singa mengaum, oh Amel sebal sekali, kenapa sih mama ? orang tidak mau tidur disuruh tidur, eh sudah tidur disuruh bangun…. Ada ada saja.

Siang itu juga sama, waktu sudah menunjukkan pukul 2 siang, Amel sedang asyik asyiknya membaca sebuah amajalah anak yang baru diantar tadi pagi, wow ceritanya lagi seru , nih ! tapi betul saja, suara mama sudah ramai berkumandang dari arah dapur “ Amel ! waktunya tidur sayang…..”
“ Ma, tanggung nih, Amel lagi baca cerita, bentar ya ma….”
“ Amel ! bacanya nanti saja, sekarang kamu tidur dulu, jam 4 kamu harus bangun, Kak Frans mau datang, kamu harus les !!! “ kata mama lagi

Amel mengalah, dia masuk ke kamarnya, dan menutup pintu, tetapi di dalam kamar, Amel kembali membuka majalahnya dan membaca sambil tiduran suapaya kalau mama mengecek, Amel bisa pura pura akting sudah tidur.
Benar saja , 15 menit kemudian terdengar suara sandal mama, Amel segera melempar majalahnya dan memejamkan mata, ketika di dengar suara mama sudah keluar kamar, Amel kembali mengambil majalahnya dan membaca sambil tiduran.

Rupanya dia benar benar tertidur pulas 1 jam kemudian, ketika bangun, dilihatnya jam dinding menunjukkan pk 6.00, waduh ! terlambat nih….. Sekolah mulai 1 jam lagi, sedangkan dia belum mandi, waduh, waduh ! Amel segera menyambar handuk dan masuk ke kamar mandi. Mandi ala koboi, setelah itu dia memakai seragamnya, memeriksa tas sekolah sesuai jadwal pelajaran dan berlari ke ruang makan, dia tidak mau ditinggal papa berangkat ke sekolah 15 menit lagi.

Sesampainya di meja makan, Amel bingung, kenapa papa, mama dan Kak Dion memangdangnya aneh.
“ Kamu mau kemana, Mel ?” Tanya Kak Dion yang sudah SMP, kok tidak pakai seragam ya ? papa juga malah masih memakai baju tidur
Televisi juga bukan menayangkan berita pagi seperti yang biasa dilihat papa, tapi malah sinetron, pagi begini ?
Bi Surti mulai terbahak bahak, diikuti oleh papa dan mama, tentu saja yang paling keras Kak Dion, mereka semua mentertawakan Amel !
“ Kenapa sih ? “ Tanya Amel mulai curiga
“ Kamu mau sekolah ke mana, Mel ? “ Tanya mama kali ini.

Amel mulai celingukan, dan ketika dilihatnya arah langit mulai gelap, dan petunjuk petunjuk laginnya, Amel akhirnya sadar… ini jam 6.20 sore !! Wajahnya melongo dan memerah karena malu, sementara semua orang masih tertawa dengan keras.
“ MAMA!!!! Kenapa Amel tidak dibangunkan jam 4 tadi ???? “ Amel protes pada mama, sedangkan mama masih tertawa terkikik kikik
“ Kak Frans tidak jadi datang, motornya mogok, jadi diganti besok, lagian kamu sendiri tidur sangat pulas, waktu mama masuk kamar kamu tadi jam 3, kamu masih baca majalah di tempat tidur, memangnya mama tidak tahu ? “

Oh oh oh….. nah ini akibatnya, karena tidur terlalu sore, jadi bangunnya juga kesorean, terburu buru sehingga berpikir tidak jernih, dipikirnya tadi jam 6 pagi, oh oh oh…. Malulah Amel kali ini.
Mama dan papa saling berpandangan, juga Kak Dion, mereka tahu, Amel cukup kapok malu kali ini.

Keasyikan main bola

Andre diminta mama untuk menjaga rumah dan adiknya yang masih kecil sore itu. Papa belum pulang dari kantor, sedangkan mama harus pergi ke rumah nenek. Pada awalnya Andre patuh pada mama tapi ternyata teman temannya datang mengajaknya bermain.

Andre mulai ragu ragu, sudah lama sekali ia tidak bermain sore sore dengan teman temannya, apalagi bermain bola… waduh, ajakan yang tidak boleh ditolak tuh… tapi bagaimana dengan adik, ya ?
“ Ayolah, Dre, kapan lagi ? mumpung semua bisa kumpul, bawa saja adikmu, kita main sebentar, mamamu pulang 2 jam lagi, kan ? Biarkan saja adikmu duduk di pinggir lapangan “ bujuk Reli temannya
Wah semakin seru nih .

Akhirnya hati Andre kalah juga, dia terbujuk oleh rayuan teman temannya. Dia membawa adiknya yang baru berusia 6 tahun itu ikut ke lapangan bola tidak jauh dari kompleks rumahnya.
Setelah mendudukkan adiknya di bangku di pinggir lapangan, Andre berlari lari masuk ke lapangan bola. Andre asyik bermain sampai 30 menit kemudia ternyata hujan tiba tiba turun cukup deras. Andre dan teman temannya berlarian berteduh ke pinggir lapangan, tapi mana Adelin ?
Andre menggerakkan kepalanya ke segala arah mencari Adelin, tapi tidak terlihat sama sekali. Andre mulai panic, walaupun hujan , dia tidak peduli, hatinya takut sekali, apa kata mama nanti ?
“ A-del ? ADEL!!!! “ teriaknya sambil berlarian “ A-DEEELLLLLL !!!!!”
Teman temannya mulai mengerti apa yang terjadi, mereka membantu mencari Adelin
“ Adeeellll “……..” AAAA-DEEEEELLLL”
Mereka tidak peduli basah oleh hujan.
“ Adel ! kamu dimana ??”
Tidak ada jawaban
Mereka berpencar ke segala arah
Andre masuk ke dalam, disitu ada kantin, kepalanya mencari Adelin
Tidak ada

Tiba tiba temannya yang menyusul, “ Adelin sudah ketemu !”
Andre berlari lagi ke arah Hendra “ Dimana, Hen ? Dimana ?” Tanya Andre girang
“ Tadi diketemukan sama seorang tante, katanya sewaktu hujan datang, Adel berlarian tak tentu arah dan tak sengaja Adel jatuh dekat tante itu, sekarang Adel sudah bersama teman teman yang lain, ayo kita ke sana.”

Mereka berlari lagi menuju tempat Adelin diketemukan, dan sewaktu melihat Adelin disitu, Andre langsung memeluk adik satu satunya itu
“ Aduh Adel, kakak takut sekali kamu hilang….”
“ Maaf , kak, habis tadi hujan, Adel takut sakit….”
“ Ayo sekarang kita pulang yuk….” Ajak Andre sambil menuntun Adelin
Setelah berterima kasih pada tante tadi, Andre dan Adel segera berpamitan pada teman temannya dan pulang ke rumah.

Sesampainya di rumah, mama memang belum datang, Andre segera membantu Adelin mengganti pakaiannya dengan yang kering, baru Andre sendiri berganti pakaian.
Andre tahu dia sudah melanggar perintah mama, dia tidak bertanggung jawab pada adiknya maupun papa mama. Andre berjanji akan mengakui kejadian hari ini pada papa dan mama. Dia akan menjadi anak yang lebih taat dan bertanggung jawab.

Drama paskah : Ingat kasihNya

SCENE 1

Suasana pagi hari semuanya habis sarapan , papa mau ke kantor, mama mau ke toko, dan Adi mau berangkat ke sekolah
Mama : ( sambil ngaca dan nyisir ) “ wah, telat nih… Bik Inem tas saya mana yang warna biru ? oh ya, Pa ? Mama pulang maleman ya ada arisan ….. Adi ? Hari ini kamu les kan ? piano sama mandarin, kamu diantar Pa Imin aja ya , jangan bolos lho, yuk mama pergi dulu…. Bik Inem jangan lupa sediain makanan buat Adi nanti malam, mama makan diluar…. “ ( mama pergi )
Papa : ( sambil benerin dasi ) “ Papa juga ada rapat sampai malam hari ini, kamu urus sendiri ya, Di, papa percaya kamu anak baik kok,…. Bik Inem jaga Adi ya …!!”
Inem : ( pakai lap di pundak ) sibuk ngambilin barang barang buat tuan dan nyonyah “ Iya tuan…… Arrrrggghhhhhh !!!!!!! Astaganaga !!!!”
Papa kaget, Adi kaget “ kenapa bik ? “ Tanya mereka bersamaan
Inem : ( lari lari ) “ Gosongggg !!!! Gosongggg !!!! Aduh aduhhhhh pisang goreng jadi tutung deeehhhh…..”
Papa : “ Ya ampun, Bibik ! Bikin kaget aja ! Ya udah, papa pergi dulu ya….”
Adi cemberut, sambil siap siap mau pergi sekolah, pakai sepatu bawa tas : “ Tuh kan, mereka selalu begitu, ga pernah anter Adi sekolah… sibuk mlulu…”
Inem : “ Eh, ka nada bibik Inem yang selalu setia, dan tekun, cantik lagi…”
Adi : “ Jaka sembung bawa sapi…. Ga nyambung , bik !”
Adi pergi ke sekolah… dung durung dung tek…. Tek

SCENE 2

Masuklah Iblis dan malaikat
Karakter Iblis  tidak pernah diam, selalu loncat loncat, goyang goyang , putar putar sepanjang penampilannya sambil bawa tombak Neptunus…..
Karakter Malaikat  Lemah gemulai dan setiap selesai bicara bergaya bagai puteri yang memberi hormat
Iblis : “ Yuhuiiiii !!!!! Yihaaaaa !!!!! Hei semuanya… aku ini si Iblis , aku senang dengan anak anak nakalllllll ….. T-O-P BE GE TE ! Ada korban neeeehhhh… ( sambil nunjuk Adi )
Angel : “ Selamat pagi anak anak… kalau aku sih senang dengan anak anak yang baik, yang cinta Tuhan…….. eh, Blis… Blis ! senang amat kamu hari ini ? Ada apa sih ?”
Iblis : Iiiih… heran… ga suka ya liat iblis senang ? eh Kat.. kat, liat tuh anak yang tadi, Adi namanya, papa mamanya selalu sibuk, sang papa kerja di kantor dari pagi sampai malem, sedangkan mamanya sibuk di toko itu tuh jualan baju di BTC belum lagi kalau ada arisan segala…. “
Angel : trus kamu mau apa ? Adi kan anak baik, rajin sekolah minggu, di sekolah juga nilainya selalu bagus….”
Iblis : “ Masa ? denger denger Adi suka marah marah ga pernah ditemenin mama papanya, .. dia merasa kesepan… liat aja deehhh….”

SCENE 3

Pulang sekolah Adi berjalan bersama teman temannya, saat itu teman temannya rama membicarakan tentang PS / RO ( pakailah dialog dialog istilah RO/ PS ) semuanya manggul tas sekolah ya….
Adi : “ kalian bicarain apa sih ?”
Doni : “ PS….” ( sambil asyik lagi ngobrol sama yang lain )
Adi : “ RO itu apa sih ?”
Miki : “ Aduh.. masa sih kamu gat au ? kesian deh lu ( pake gerakan jari )… gini deh, kita sekarang mau maen ke rental, mau ikut ga ?”
( Iblis dan malaikat masuk, iblis mengangguk anggukkan kepala, malaikat menggeleng geleng )
Adi bingung
Doni : “ Di rumah kamu juga ga ada siapa siapa kan ?”
Adi : “ Iya sih… tapi aku ada les piano dan mandarin hari ini…”
Miki : “ Ah, les kan bisa lain kali, lagian ga tiap hari kita main, mau diajari tidak ?”
Adi : ( mikir sebentar ) “ oke deh aku ikut….”
( Iblis jingkrak jigkrat senang… malaikat diam saja )
Iblis : “ Eh kat… liat tuh… betul kan ? Adi kesepian kalau dirumah… jadi diajak main juga mau saja…”
Angel : “ Emang mereka mau main apaan sih ?”
( Adi dan teman teman sampai di tempat main RO/PS… kalau bisa ada peralatannya, jadi diperagakan main RO/PS )
( Adi keasyikan main teruss…”
Angel : “ Blis ? kok mainnya lama amat ? udah 2 jam nih, kapan Adi bikin PR nya ?”
Iblis : “ Bentar lagi beres….”
( Nggak lama Adi pulang setelah membayar )

SCENE 4

Di rumah, Adi pulang kecapean… langsung duduk di kursi
Inem : “ Adi…. Mandi dulu…. Kok baru pulang sih ? biasanya cepet… tuh Bik Inem udah nyediain sayur kesukaan Adi…..”
Adi : “ Aduh capek bik….. masak apa sih ?”
Inem : “ JENGKOLLLLLL “
Adi : “ Hah ? Jengkol ???? Asyiiiiiikkkkk…” ( gerakan yes yes yes )
( Adi mandi dan makan, tapi baru saja mulai membuka buku pelajaran sekolah malah ketiduran, akhirnya Adi ga sempet belajar )

SCENE 5

( tanpa dialog )
Peragaan Adi main RO/PS lagi bersama teman temannya sampai menghabiskan seluruh uang jajannya
Iblis jingkrak jingkrak

SCENE 6

Iblis : “ nah, Kat, lihat Adi sudah kecanduan main, setiap hari pulang sekolah sampai sore main terus, sampai lupa bikin PR, ulangan nilainya jelek, bolos les pula, bahkan kadang uang les pun dia pakai untuk main….”
Angel : “ Aduh jangan gitu dong, Blis…. Dia kan anak baik, tapi dia masih punya teman teman yang baik kok di Sekolah Minggu…”

( Adi disudut yang satu baru bangun tidur… sedangkan Evan disudut lain mereka peragakan telpon telponan ) KRIIIINNGGGGGG
Evan : “ Di ? sekolah minggu kan ? Evan jemput ya ?”
Adi : ( menguap ) “ Oaahhhhemmmm…. Aduh Van, sori, aku capek banget, badanku pegel pegel nih, minggu depan aja ya ?”
Evan : “ Kenapa Di ? kamu sakit ? biasanya kamu rajin ,,,”
Adi : “ Iya nih, ga enak badan….” ( mulai berbohong )
Iblis : “ Tuh kan… Adi juga jadi males sekolah minggu karena kecapean dan hari itu dia juga ada janji mau main lagi sama teman temannya….”

SCENE 7

Pulang sekolah
Doni : “ Di, biasa kan ? kita tanding lagi …”
Adi : “ Tapi aku udah ga punya uang lagi, Don, uang les kemaren pun udah aku pakai, uang jajan sudah habis…”
Miki : “ Minta saja sama papa mama kamu…”
Adi : “ wah bisa dimarahi, aku kan udah dikasih uang jajan, ga mungkin habis begitu saja, pasti mereka Tanya buat apa…”
Doni : “ sini aku bisiki….”
( Doni membisikkan sesuatu pada Adi… tampang Adi kaget, Doni dan Miki pergi meninggalkan Adi yang bengong )

SCENE 8

Mama baru pulang dari toko, menyimpan dompet begitu saja diatas meja, sedangkan Adi sedang membuat PR
Mama : “ Bik Inem… air hangat sudah siap ? mama mau mandi….”
Inem : “ sudah nyonyahhh…”
( Adi memandangi mamanya masuk ke kamar mandi, lalu dipandangi dompet mamanya yang ada di atas meja )
( Iblis dan malaikat masuk, bergerak di belakang Adi )
Iblis : “ Ambil aja Di, ga ada yang liat, Adi kan bisa tanding lagi RO/PS “
Angel : “ Jangan, Di… dosa lho… mama ga liat, tapi Tuhan lihat, dan Tuhan sedih lihat anak mencuri “
( Gerakan Iblis angguk angguk, Malaikat geleng geleng )
( Peragakan Adi mencuri )

SCENE 9

Di satu sudut Adi asyik sekali bermain, dia punya banyak uang sekarang, teman temannya juga bersenang senang… tapi ketika hari sudah malam Adi tidak mau diajak pulang, walaupun dipaksa, Adi malah marah marah
Adi :” kalian aja yang pulang ! aku masih mau main !”
Doni :” udah malam, Di ! Lihat jam sembilan ! kamu belum makan, lagian orang tua kamu nanti nyariin, besok ada ulangan lagi…”
Adi : “ tanggung nih, kalian kan udah maju duluan , aku seminggu gak main, udah kalau mau pulang yah pulang saja ! Nanti aku pulang sendiri !!”
( Doni dan Miki pulang, Adi terus bermain )
Iblis : “ Kat, liat si Adi, dia main tidak puas puas sampai tidak mau pulang… cihuyyyyy !!! Adi kena !! Adi kena !!! tereng teng teng… tereng teng teng…. Aku seorang kapiten (??? ) “
( Malaikat melihat dengan sedih )
( Adegan Adi ga berani pulang… sedangkan disudut lain pantomime papa dan mama Adi lagi bingung kenapa uang di dompet bisa hilang, lagian mereka gelisah kenapa Adi belum pulang pulang…)
Iblis : “ Nah, setelah mencuri uang mamanya buat main, Adi ga berani pulang deh, udah dua hari Adi keluyuran, sekarang uangnya sudah habis, bingung deh dia… hi…hi…hi…”
( Adegan Adi kebingungan, lapar tapi ga punya uang lagi, dia berjalan letih tidak sadar sampai di depan rumahnya, Adi tertidur….)

SCENE 10

Di saat Adi tertidur, dia bermimpi ( pake multimedia gitu ? ) , lampu disisi Adi tertidur digelapin tapi Adi kemudian berdiri di depan layar pura pura sedang bermimpi dalam satu adegan
Sewaktu orang orang bilang “salibkan Dia ! salibkan Dia ! “
Adi teriak “ jangan salib Yesus…. !! jangan salibkan Yesus !!!! Adi yang berdosa “ Jangan salibkan Tuhan Yesus, Adi yang berdosa… Adi udah curi yang mama, Adi main kabur dari rumah, papa dan mama pasti sedih… Tuhan Yesus… Adi menyesal, Adi menyesal, ampuni Adi Tuhan, Adi mau minta maaf…..”
 masuk malaikat diiringi lagu “ Ingat KasihNya “ sambil memeluk Adi, lampu layar dimatikan… Malaikat pergi…. Lampu kembali dinyalakan seluruhnya
( Bunyi ayam kongkorongok…/ kukuruyuk..hi..hi… )
Pas Bik Inem buka pintu pager “ Euleuhh euleuhhhhh…. Adi ???? Tuan ! Nyonyah ! geuningan Adi ada disini ???? Tadi dikira Bik Inem the ada kucing besar minta ikan asin lagi !!! Nyahhhh! Tuan !!! “
( saking kencengnya teriakan Bik Inem, Adi terloncat bangun kaget sambil celingak celinguk )
mama dan papa lari lari keluar rumah, mereka kaget lihat Adi ada disitu, langsung Adi dipeluk ramai ramai,
Adi : ( nangis ) Ma… Adi minta maaf udah curi uang mama, Adi menyesal, ma… pa…. Adi ga akan berbuat seperti itu lagi, Adi mau jadi anak yang baik buat Tuhan, mama, papa dan semua orang…”
Mama : Adi… Adi…. Mama khawatir kamu ga pulang pulang, jangan ulangi lagi hal seperti itu ya Di, yang penting Adi udah minta maaf sama Tuhan juga, besok minggu Adi pergi ke Sekolah Minggu ya ? udah dua minggu ini kamu bolos kan ?”
Adi mengangguk
( giliran iblis yang beget, sambil gigit gigit tongkatnya, menyentak nyentak kaki seperti anak kecil yang merasa kalah, giliran malaikat berputar putar menari disekitar Iblis dengan wajah penuh kemenangan… tralalala…. Trililillll kumenang kumenang bersama Yesus Tuhan….. )

SCENE 11

Guru Sekolah Minggu Adi di depan bersama teman teman SM menyambut Adi yang kembali ke Sekolah Minggu, Adi datang diantar oleh papa mamanya…. Adi duduk diantara teman temannya…

Drama Natal : adapt Gadis Korek Api

Pemain : Michelle ( M )…………………….gadis korek api
Lolita ( L ) ………………………..malaikat

( Michelle masuk dalam kondisi lapar, menyedihkan dan bete/kedinginan )

M : Aduhh…. Aduhh….bajuku basah…. Kehujanan…perutku lapar, brrr …dingin…Si kaya enak saja merayakan natal…sementara aku makanan saja tidak punya.. Tadi siang aku melihat..keluarga kaya keluar dari restoran…mana makanannya tidak habis lagi….
Tuhan mengapa Kau tidak adil ?……. jangankan merayakan natal…., perutku lapar…laparrrr…..

L : Michelle….michell….
( Michelle ketakutan )
Mengapa engkau bersungut sungut ?

M : Siapakah engkau ?

L : Aku adalah Malaikat. Aku sedang berkeliling melihat suasana perayaan natal. Aku terkejut melihatmu bersungut sungut, padahal orang lain sedang bergembira.
Hari ini kan malam natal

M : Orang yang merayakan natal hanya orang kaya. Seperti aku, jangankan merayakan natal, untuk makan saja tidak punya. Mana aku kedinginan karena tertiup angin… Huhhh…..

L : Angin ? ngomong ngomong soal angin, aku jadi teringat Negara yang terkenal karena anginnya, Mari kutunjukkan

( Naik ke lantai 3 )

L : Di Negara ini banyak sekali angina. Mereka senang membuat kincir ( keluar gambar kincir ). Negara ini penuh dengan bunga warna warni, bukan hanya kincirnya atau bunganya saja yang terkenal tapi juga tariannya….

( Tarian Belanda )

L : Bagus tidak ? mereka semua menari dalam suasana natal.

M : Bagus sih… ada bunga, ada kincir, ada tarian… Tapi warna bajunya kurang menarik….

L : Ingin warna baju yang menarik ? OK…

( Mari terbang lagi )…

( Tarian China )

L : Coba lihat warna pakaiannya ? Merah menyala ! menarik bukan ?

M : Iya !!! itu perayaan untuk orang kaya ! Bukan untuk orang seperti aku !

L : Kata siapa ? Natal itu bisa dirayakan oleh orang kaya maupun miskin. Mau lihat yang lebih miskin ? Mau lihat yang lebih miskin daripadamu merayakan natal ? Ayo kita lihat !!

( Tarian orang Afrika di pedalaman )

L : Nah betul kan ?!! Ternyata banyak orang orang yang lebih miskin daripadamu bisa merayakan natal.

M : Ahh ! Aku kepanasan disini… mereka enak pake baju terbuka ! Panasss ! Coba udaranya dingin, seperti Amerika yang ada saljunya….

L : Ohhh !!! Kau ingin lihat salju ? OK !!! akan kutunjukkan !

( Tarian Amerika )

L : Puas kau melihat salju ???

M : Kalau di dunai ini Cuma Amerika yang punya salju ? Atau ada Negara lain ?

L : O… banyak Negara mengalami salju, bahkan di asia juga ada… aku akan mengajakmu ke sana…

( Tarian Korea )

M : ( sambil berbisik ) Kalau di Negara yang penduduknya banyak yang tidak merayakan natal, ada perayaan natal tidak ?

L : O.. tentu… seperti Negara di mana kau tinggal,.. Mari kita lihat…

( Tarian Indonesia )

L : Semua ini merupakan sebuah perayaan, aku akan menunjukkan makna natal yang sesungguhnya dan yang terpenting

( Drama Natal )

L : Sekarang kau mengerti ? Itulah makna natal yang sesungguhnya, Tuhan Yesus lahir untuk semua orang, tidak peduli dia miskin atau kaya, bodoh atau pandai, tua atau muda… yang aku tahu mereka semua berdosa dan membutuhkan Tuhan Yesus sebagai Juruselamat

M : aku juga berdosa ? Aku kan masih kecil….

L : Ya , setiap manusia berdosa dan kau tidak bisa menghapus dosa hanya dengan merayakan natal saja…

M : Jadi harus bagaimana dong ?

L : Setiap orang harus percaya kepada Tuhan Yesus dan mengakui dosa mereka. Kau mau menerima Yesus sebagai juruselamatmu ?

M : Mau !!! Aku Mau !!!

L : Kalau begitu mari kita berdoa…

( M & L berdoa bersama )

New Kids on The Block

Kalo diinget inget lagi sekarang, kayaknya nama judul diatas terasa jadul , ya ? NKOTB berkibar waktu jaman gw SMP SMA.

Gak sengaja kemaren gw baca koran Pikiran Rakyat ( kalo gak salah ) yang bahas 10 besar boy bands idola…. disitu disebut ada N Sync, Westlife, Boyzone, Backstreet Boys, 911, termasuk juga NKOTB

NKOTB sekarang anggotanya bukan ‘Kids’ lagi tentunya… sudah masuk kategori ‘uncles’ hehe…. Jordan, Jonathan, Joe, Danny, dan Donnie… hmmmm… masih inget gw rupanya… dan sebetulnya sejujurnya gw paling suka Jordan, gak tau kenapa…..
tapi itu dulu….. sekarang udah jarang merhatiiin sih…

dan ternyata gw penggemar mereka semua !!! ada satu majalah yang bilang kalo mereka konser, bisa jadi yang nonton 2 angkatan, angkatan ABG bareng sama tantenya…
so gw udah angkatan tante tante ya ?????
emang sih udah lama banget….. dan ternyata gw masih suka lagu – lagunya…. malah gw rada jantungan kalo dengerin lagu lagu model sekarang….

gw coba cari cari kaset NKOTB gw… sayang sekali udah gak ada, bahkan souvenir2 yang dulu gw kumpulin juga udah ntah kemana… padahal lagi jaman SMP, waktu NKOTB datang ke Jakarta…. stressnya gw pengen nonton gak kesampean….

nostalgia ! yap….. pengen kayaknya dengerin lagi lagu lagu mereka, pengen cari lagi kasetnya, gw belon sempet cari apa MP3 nya ada ato gak….
kalo aja dikeluarin lagi CD album2 boybands taun 90 an itu, hmmm pada nostalgia lagi deh kayaknya…. sekarang angkatan gw kan rata rata udah kerja en punya duit sendiri yang bisa beli album mereka, bukan anak SMP SMA lagi…..

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.