Drama Gereja : Satukan kami, Tuhan

“SATUKAN KAMI, TUHAN”

Pembukaan lagu, Liu Sing Yi, Jerry, Ken, Vaness, dan Vic bergiliran show diatas panggung, sambil memegang banner judul drama.

Babak I
Kilasan papa yang mabuk mabuk di bar disertai siluet bar, dan lagu lagu yang genjreng….kemudian setting berpindah tempat

Setting : Ruang Keluarga
Mama : Papa egois !! Lupa ya sama keluarga, pulang pagi begini, mabuk lagi ! Apa papa nggak malu sama tetangga ? Ingat pa… anak anak masih kecil, papa tuh mesti dikasih contoh yang baik buat mereka… Eh papa malah bikin malu !!! pusingggg….. pusinggggg……….
Papa : Diam kamu !! dasar cerewet !!! Pergi tidur sana ! Nggak usah ngurusin aku ! Hmmm … dasar perempuan…. Bisanya cuma marah marah aja… ( sambil sempoyongan dan menabrak sesuatu ). Aduh …
( Lagu Mereka perlu kasih Tuhan )
siluet Jerry sedang duduk bersandar, tangan memegang kepala.
Jerry : Aaaahh… mereka berkelahi lagi, sudah 2 bulan ini, mereka selalu bertengkar. Usaha papaku sedang bermasalah, sehingga papa stress dan mulai minum minum, sedangkan mama malah marah marah bukannya bersabar… Ooh seandainya saja mereka mengenal Yesus
Narator : Kedua orang tua Jerry menganut kepercayaan Kong Hu Cu, mereka sembayang pada nenek moyang, walau tidak melarang Jerry pergi ke gereja, namun mereka sendiri tidak mau ke gereja, alasan mereka “ ah semua agama sama, lagian kalau mama dan papa ke gereja nanti siapa yang sembayangin engkong dan ema “ Jerry pernah bercerita pada guru sekolah minggunya kalau ia ingin sekali papa mamanya mengenal Yesus guru itu bilang “ Jadilah Terang dunia bagi mereka, kamu tunjukkan bahwa kamu menjadi anak yang baik karena sudah mengenal Yesus, taatilah pada mereka “ Jerry lakukan itu dan tidak lupa berdoa supaya Tuhan membuka hati mereka

Babak 2
Setting Lapangan Basket, Vic dan Jerry sedang bermain basket
Lagu Liu Sing Hua Yen
Vic : Jerry, sebentar lagi Ken mau datang sama teman teman barunya
Jerry : O, ya ? wah kita bisa main 3 on 3 dong, siapa nama teman teman barunya ?
Vic : Kalau nggak salah… eh.. tuh datang…..(sambil melempar bola ke Jerry dan mengenai kepalanya )
Jerry : Hah ?? teman teman cewek ??? amit amit !!! aduh.. sejak kapan Ken temenan sama cewek ?? wah nggak kebayang nih !!
Ken : Jerry, Vic, ini kenalkan teman teman baruku, Barbie, dan Angie
( Barbie dan Angie mengulurkan tangan )
Jerry : ( menyembunyikan tangannya ), ogah ah, salaman sama cewek ( sambil menggoyang goyangkan badan ), takut ketularan cerewetnya….
Vic : Wah, ketularan cerewetnya sih nggak apa apa, kita jadi bisa nyaingin , asal jangan ketularan penakutnya.
( Barbie mencubit Vic, sambil kejar kejaran sampai keluar panggung )
Ken : Hei, kalian jangan begitu dong, memalukan !!! mau pacaran jangan di depan umum, malu ditonton banyak orang tuh
( Barbie dan Vic yang ada diluar panggung melirik ke arah penonton sambil berkata maaf dan dengan malu malu masuk kembali ke belakang layar )
Jerry : Mana Vaness ? kok dia belum datang ?
( Vaness muncul dengan menggunakan helikopter, dan menghampiri mereka )
Vaness : maaf maaf, aku baru ketemu Ibu Megawati….
Semuanya berteriak…. Huuuuu…….Tapi kemudian mereka bermain basket bersama, bisa dibayangkan bermain dengan anak anak perempuan kacaunya seperti apa.

Lagu : Kau yang terindah
Narator : Akhirnya mereka berenam bersahabat, mereka sering bermain ke rumah Jerry. Mereka mengagumi rumah Jerry. Jerry hanya tertawa, namun dalam hatinya, ia iri pada mereka, karena walaupun rumahnya bagus dan mewah namun keluarganya tidak harmonis seperti mereka. Suatu saat mereka berbincang bincang tentang keluarga masing masing
Barbie : Jerry, papa kamu kerja apa sih ? pasti pengusaha yah…. Soalnya kamu kaya raya.
Jerry : Eh.. ya… papaku pengusaha garmen…..
Angie : Pantas rumah kamu besar, pasti kamu bahagia ya….
Vaness : ( nyeletuk ) iyalah.. dia kan anak paling disayang mamanya, sampai kalau ke kamar mandi saja masih ditemani….
Jerry : Huss…. Yah.. disayang sih disayang tapi jangan menganggap kalau banyak uang berarti bisa hidup bahagia….
Angie : Masa sih….??
Barbie : Iya apa maksudnya ?
Jerry : ah tidak….., kalau papa kamu kerja apa Angie ? katanya sering keluar kota…
Angie : Papa seorang pendeta
Ken : Hah ??? aduh gawat… bisa kualat nih kita kita sering godain kamu….
Angie : Papaku dulu seorang berandalan, punya gank yang terdiri dari anak anak brengsek, suatu saat, ia bertemu pendeta yang merupakan korban penodongan papaku, eh tidak lama kemudian, papa bertobat, dan beberapa tahun setelah itu dia jadi pendeta….
Vic : Wah hebat juga ya….
Barbie : Gimana kalau kita main ke rumah Angie, disana kan banyak bapau ( siluet bapau besar dimunculkan dengan asap mengepul… hihi.. )
Narator : kami berlima main ke rumah Angie, rumah yang sederhana namun penuh dengan keakraban, papa dan mama Angie menyambut kami dengan hangat, Aku melihat bahwa Tuhan Yesus betul betul hadir di rumah Angie, Hal ini semakin membuatku rindu membawa papa dan mama ke gerja. Dengan semangat aku pulang ke rumah, namun yang kutemui adalah….

Lagu : Pelangi KasihNya
Setting Suasana rumah yang kacau balau , papa dan mama bertengkar lagi
Papa : Papa ditipu ma… temanku melarikan uang yang kupinjam dari bank, Pihak bank kini mengejar ngejar papa, juga polisi
Mama : aku kan sudah bilang dari dulu, pa, temanmu tidak bisa dipercaya… benar kan ? aduh pa, aku sudah tidak tahan…. Papa tidak pernah mau dengar omongan mama, mama capek pa
Papa : Ma, dukunglah papa kali ini, papa sudah kehilangan segalanya, papa nggak mau kehilangan keluarga papa juga.
Mama : Sekarang papa bisa bilang begitu… waktu senang, papa melupakan kami, aku tidak bisa pa…( ketika mama menengok ke arah Jerry , dia kaget ) Eh lho… Jerry, sejak kapan ada di sini ?
( Jerry berbalik dan berlari _)
Mama : Hei, Jerry, mau kemana ?
Narator : Aku kecewa sekali pada papa dan mama, mereka selalu bertengkar, mengapa aku memiliki orang tua seperti mereka ? bukan seperti papa Angie ? ( Jerry terus berjalan, sampai dijalan raya dan tanpa sadar sudah berada di aula gereja sambil menangis ) diiringi

Lagu Dia buka Jalan
Setting di aula gereja
Pendeta : Hai, kalau tidak salah kamu teman Angie, kan ? namamu…. Jerry…. Betul ?? kenapa kamu menagis ? ada masalah ?
Jerry : Ya.. oom
Pendeta : Mau bicara dengan oom ?
( Jerry mengangguk )
Pendeta : Apa masalahmu ?
Jerry : Orang tua Jerry, oom
Pendeta : kenapa orang tuamu ?
Jerry : Mereka mau bercerai
Pendeta : Apa mereka sudah mengenal Yesus ?
Jerry : Belum oom
Narator : aku mulai bercerita keluargaku, pertengakaran papa dan mama, usaha papa yang bermasalah hingga berurusan dengan polisi.
Jerry : Apa mereka akan bercerai, oom ? bagaimana kalau papa dipenjara ? Jerry harus ikut siapa ?
Pendeta : Jangan berpikiran jelek, Jerry, mungkin mereka sedang marah satu sama lain, belum tentu mereka berpisah…
Jerry : Jerry harus bagaimana oom ?
Pendeta : Pulang ke rumahmu, bicaralah dengan papa dan mamamu, ajak mereka berdoa pada Tuhan Yesus. Apa perlu oom temani ?
Jerry : Nggak usah oom, biar Jerry saja, doakan Jerry, ya….
Pendeta : Oom antar sampai rumah ya…
( Siluet Jerry diantar Pendeta )

Setting di rumah ruang tamu
Lagu Semua karena Anugerah
( Mama duduk sambil menangis )
Mama : Jerry ? kamu sudah pulang ?
Jerry : Mama… ( Jerry terdiam sambil memeluk mama ).. Ma,…. Jerry mau berdoa buat mama, kita berdoa bersama sama ya….ma ?
Mama : ( menggeleng ) Mama bukan orang Kristen, Jerry.. kamu saja yang berdoa….
Jerry : Ma, sekali saja, kita berdoa pada Tuhan Yesus, Tuhan Yesus akan menolong siapapun yang berseru kepadaNya
Mama : Betul ? apakah Tuhan Yesus bisa bantu mama ?
Jerry : Tentu, ma, dia bisa melakukan apa saja, Jerry kenal dengan seorang yang tadinya jahat sekarang jadi pendeta, setelah bertemu Tuhan Yesus
Mama : Mengapa ia mau berubah ?
Jerry : Ia berubah karena Tuhan Yesus mengasihinya
Mama : Mengasihi bagaimana “
Jerry : Tuhan Yesus mati di kayu salib untuk menebus dosa kita, tapi Ia bangkit pada hari yang ke 3
Mama : Mengapa Tuhan Yesus mati ? buat apa ?
Jerry : Tuhan Yesus menggantikan hukuman kita , ma, harusnya kita yang dihukum, Tuhan Yesus tidak berdosa, tapi kita yang berdosa, Karena Tuhan Yesus mengasihi kita, termasuk Jerry, dan mama, juga papa, Tuhan Yesus mau mati di kayu salib, tapi Tuhan Yesus berkuasa atas maut, Ia bangkit pada hari yang ke 3.
Mama : Apakah Tuhan Yesus mau mengampuni dosa mama juga >
Jerry : Tentu saja, ma… asalah kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan… ayo kita berdoa.. ma
( Mereka berdoa bersama )
Jerry : Papa mana , ma ?
Mama : Papa ditahan polisi, Jerry ( sambil menangis )
Jerry : Papa akan dipenjara ma ?
Mama : Mama juga tidak tahu.
Jerry : kita jenguk papa, ya, ma ? Tapi Jerry mau ajak teman, boleh kan ma ? Ia adalah orang yang Jerry ceritakan tadi ma, seorang penjahat yang bertobat.

Setting di penjara
Narator : Kami bertiga pergi ke kantor polisi aku melihat papa di balik sel, wajahnya kusut dan lelah, tapi Bapak Pendeta banyak berbicara dengan papa, aku melihat papa menangis dan berdoa, walau sedih papa dipenjara, ada perasaan bahagia dalam hatiku, karena akhirnya keluargaku mengenal Tuhan Yesus
( Siluet Jerry dan Mama menghampiri papa dan saling berpelukan, ada gambar Salib Tuhan Yesus diantara mereka )
Lagu : Bersama Keluargaku

Para pemain keluar layar…..
Tamat

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.